Pamekasan, 2 September 2026 — Semangat untuk terjun langsung ke dunia pendidikan ditunjukkan oleh calon mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Universitas Islam Negeri Madura (UIN Madura). Meski pemasrahan mahasiswa PPL secara resmi dari pihak kampus baru dijadwalkan pada 8 September 2026, para calon peserta PPL tersebut sudah terlebih dahulu menyambangi SMA Negeri 1 Pakong Pamekasan (SMAPA), Rabu (2/9/2026).
Kedatangan mereka bukan sekadar kunjungan biasa. Para mahasiswa melakukan observasi awal sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan diri sebelum benar-benar terjun melaksanakan PPL di SMAPA.
Dalam observasi tersebut, mahasiswa mencermati berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari budaya belajar siswa, program-program sekolah, hingga sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran.
Langkah ini diharapkan menjadi modal awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat karakteristik lingkungan pendidikan di SMA Negeri 1 Pakong Pamekasan. Dengan mengenal medan lebih awal, mahasiswa diharapkan dapat melakukan penyesuaian secara lebih cepat dan mampu mempersiapkan diri dengan lebih matang ketika PPL resmi dimulai.
Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Abdul Wafi mengatakan bahwa pengenalan terhadap lingkungan sekolah sebelum pelaksanaan PPL merupakan bagian penting dari proses pembentukan kesiapan mahasiswa.
“Dengan observasi awal ini, mahasiswa dipastikan akan lebih siap tancap gas memasuki gerbang dunia pendidikan sebenarnya,” harap Abdul Wafi.
Ia menilai, pengalaman melihat secara langsung kondisi sekolah akan membantu mahasiswa menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku perguruan tinggi dengan realitas pendidikan di lapangan.
Sementara itu, Waka Kurikulum SMA Negeri 1 Pakong Pamekasan, Nasirudin, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UIN Madura yang datang lebih awal untuk melakukan observasi.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan adanya kesungguhan dari mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebelum menjalankan tugas PPL.
“Dengan kegiatan observasi ini, tampak jelas keseriusan mahasiswa UIN Madura untuk melakukan PPL di SMA Negeri 1 Pakong Pamekasan,” ungkap Nasirudin.
Bagi SMAPA, kehadiran mahasiswa PPL juga menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi dan sinergi antara perguruan tinggi dengan satuan pendidikan. Interaksi tersebut diharapkan memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa sekaligus menghadirkan energi positif dalam lingkungan sekolah.
Observasi dini menjadi langkah kecil, tetapi memiliki arti besar. Sebelum resmi mengenakan peran sebagai mahasiswa PPL, mereka terlebih dahulu memilih untuk mengenal, mengamati, memahami, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah.
Dengan demikian, ketika pemasrahan resmi mahasiswa PPL dilaksanakan pada 8 September 2026, mereka diharapkan tidak lagi datang sebagai orang yang benar-benar asing dengan lingkungan SMAPA.
Dari kampus menuju sekolah. Dari teori menuju praktik. Dari observasi menuju aksi.
UIN Madura dan SMAPA bersiap membuka ruang kolaborasi untuk menghadirkan pengalaman nyata bagi calon pendidik.
Komentar (0)
Tulis Komentar