PAMEKASAN, 31 Agustus 2026 — Suasana apel pagi di SMA Negeri 1 Pakong Pamekasan pada Senin (31/8/2026) berlangsung penuh makna. Guru senior, Ibu Hamimah, mendapat kesempatan menjadi pembina apel dan menyampaikan amanah yang sarat dengan nilai pendidikan dan karakter kepada seluruh peserta apel, khususnya para siswa.
Dalam amanahnya, Ibu Hamimah mengajak seluruh siswa untuk tidak hanya berorientasi pada banyaknya ilmu yang diperoleh di sekolah, tetapi juga memikirkan bagaimana ilmu tersebut dapat menjadi ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, maupun orang lain.
“Bagaimana memperoleh ilmu yang bermanfaat?” menjadi pokok pesan yang disampaikan Ibu Hamimah dalam apel tersebut.
Menurut beliau, terdapat empat hal penting yang perlu dilakukan oleh seorang pelajar agar ilmu yang dipelajari menjadi ilmu yang bermanfaat.
- Awali dengan Doa dan Niat yang Baik
Ibu Hamimah berpesan agar setiap siswa mengawali aktivitas menuntut ilmu dengan doa dan niat yang baik. Bahkan, niat tersebut hendaknya dibangun sejak siswa berangkat dari rumah menuju sekolah.
Para siswa diingatkan untuk menanamkan niat bahwa mereka datang ke sekolah untuk mencari ilmu karena Allah SWT.
Dengan niat yang benar, kegiatan belajar tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga dapat bernilai ibadah. Niat yang baik diharapkan menjadi landasan agar ilmu yang diperoleh mendapatkan keberkahan dan memberikan manfaat dalam kehidupan.
- Menjaga Adab dan Berperilaku Baik
Pesan kedua yang ditekankan adalah pentingnya menjaga adab. Menurut Ibu Hamimah, kecerdasan dan banyaknya pengetahuan harus diiringi dengan perilaku yang baik.
“Berprilakulah yang baik, terutama kepada guru,” pesan beliau kepada para siswa.
Beliau juga mengingatkan bahwa guru merupakan wasilah atau perantara bagi siswa dalam memperoleh ilmu. Karena itu, menghormati guru, menjaga sikap, mendengarkan ketika guru memberikan pelajaran, serta menunjukkan perilaku yang baik merupakan bagian penting dalam proses menuntut ilmu.
Ilmu yang tinggi, menurut pesan beliau, hendaknya berjalan beriringan dengan akhlak yang mulia.
- Amalkan Ilmu yang Telah Dipelajari
Ilmu tidak cukup hanya disimpan dalam ingatan. Ibu Hamimah mengajak para siswa untuk mulai menggunakan ilmu yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
“Gunakanlah ilmu yang telah kalian pelajari ketika ada di rumah, di manapun kalian berada,” pesan beliau.
Para siswa tidak harus menunggu melakukan sesuatu yang besar. Pengamalan ilmu dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Yang terpenting adalah konsisten dalam menerapkannya.
Dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara terus-menerus, ilmu yang dipelajari di sekolah diharapkan dapat benar-benar membentuk karakter dan memberikan manfaat nyata.
- Sebarkan dan Ajarkan Ilmu kepada Orang Lain
Tips terakhir adalah membagikan ilmu yang telah diperoleh kepada orang lain.
Ibu Hamimah mengajak siswa untuk tidak menyimpan ilmu hanya untuk dirinya sendiri. Ilmu yang dimiliki akan semakin bermanfaat ketika dibagikan kepada orang lain, baik kepada teman maupun kepada adik-adik mereka.
“Misalnya, kepada teman, kepada adik-adik kalian,” demikian salah satu pesan beliau.
Mengajarkan ilmu kepada orang lain bukan hanya membantu orang tersebut mendapatkan pengetahuan, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari kebermanfaatan ilmu yang telah dipelajari.
Ilmu, Adab, Amal, dan Manfaat
Pesan yang disampaikan Ibu Hamimah menjadi pengingat penting bagi seluruh siswa bahwa hakikat belajar bukan hanya tentang mendapatkan nilai tinggi atau menyelesaikan tugas-tugas sekolah.
Lebih dari itu, ilmu yang sesungguhnya adalah ilmu yang membawa perubahan positif dalam diri, diamalkan dalam kehidupan, dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Melalui empat pesan tersebut—memulai dengan niat dan doa yang baik, menjaga adab, mengamalkan ilmu, serta menyebarkan ilmu kepada orang lain—para siswa diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, karakter, dan kepedulian terhadap sesama.
Apel Senin pagi pun menjadi momentum berharga bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Pakong Pamekasan untuk kembali mengingat bahwa menuntut ilmu adalah perjalanan panjang yang membutuhkan niat yang benar, adab yang baik, amal yang nyata, dan kemauan untuk berbagi.
Belajar untuk tahu, beradab untuk mulia, mengamalkan untuk bermanfaat, dan berbagi untuk keberkahan.
Komentar (0)
Tulis Komentar